Friday, May 22, 2009

Kerana Suratan!!!

usia berlalu bersama zaman...aku terbuai sehingga lupa pengalaman lalu pernah mengiris hati ini.aku masih percaya dengan tenaga yang aku masih miliki. mencari kekuatan melawan segala kedukaan.aku sering terlupa yang aku sebenarnya lemah bila ia lalu dan menghampiri diri ini.... kemana dia pergi biar aku tergapai mencari bisikan yang ku sangka ia abadi... rupaya ia abadi hasil ciptaan aku sendiri...mungkin langit itu tidak selalunya cerah...cerah mencari sinar hindar dari kegelapan binaan sendiri... selagi bernama manusia manakan kenal erti puas...puas bila berkurun penantian itu akan berakhir dengan penyesalan..

kucar kacir bila aku sendiri lupa yang itu sebenarnya hanyalah baru permulaan..permulaan bagi insan yang baru hendak mengenal dunia... hidup mati ini bukan semata-mata untuk mencari pekara yang tak pasti... tapi menjalani ujian demi ujian selagi kita bernama manusia atas nama insan... insan berbalas kasih, bukan abadi tetapi hakiki...mengalir kata-kata indah tidak bererti lidah selembut ayat yang mengalir...takut jika lidah bertukar menjadi tulang...

diam bukan bererti sepi...kegagalan lalu tidak lagi berapi...tapi debu yang tinggal masih lagi melekat dalam tiupan tipuan dosa. ingkari lalu bukan penjelasan terbaik berkata pada dosa yang boleh disucikan dengan keberanian dan bukan paksaan tapi kerelaan... bukan pengaruh tapi tipu ciptaan sendiri...jangan pernah belajar menyalahkan orang lain...terus belajar mengenal diri...terima kasih pada dugaan, terima kasih cacian, terima kasih takdir...pemberian yang buat aku belajar mengenal diri...jangan menangis kerana ia tidak dapat memandamkan api yang sedang membara...

ayuh terus gerakkan diri.. lalu onak dan duri walau ia hanya seperti titian usang menlangkaui batas usia...jangan biar laut itu bergelora hingga taufan membelah bumi...sepi kesuraman menderas melabuh tanda akuri bahawa ia hanya satu perjanjian alam...

mengapa aku yang selalu mengalah!!!

mengalah tak bererti menutup segala peluang yang ada...tak bererti itu bukan jalan terbaik lari dari semua... menundukkan pelanduk yang tajam berbisa pasti sisa luka berdarah mengalir lagi... berbual tentang antara kasih, kerjaya, usia dan masa depan adalah sesuatu yang mengerunkan...tertanya mungkin dimana pengakhiran untuknya? mengalah itu ke menjadi pegangan... setulus hati mengatakan diri bukan lagi anak-anak yang masih tergapai-gapai mencari susuan... bila tak seindah tak sempurna adakah itu ditakdirkan? jawapan dicintai dan dikasihi itu sebenarnya jawapan dari ketidaksempuranaan sesuatu ciptaan...maka redha dan terima ketentuan itu lebih sesuai dari berkata tentang TAKDIR...entah!!! tidak!!! iya!!! benar!!! mana satu sebenarnya lebih banyak aku ungkapkan? lebih baik berdiam..takut dengan jawapan yang akan berakhir dengan ketentuaan... takut diselebungi kepompong yang akan menebal dihati...jawapan masih samar?kerana aku masih tidak jujur dengan diri aku sendiri...

Thursday, May 7, 2009

Pergi tak disuruh... datang tak diminta....

hari duka bertukar lara...itu yang pasti...bertemu dengannya bukan lagi sesuatu yang menjengkelkan lagi... datang dan pergi itu yang terjadi... mencurah hati seperti mahu menatap ia kembali... itu yang terjadi... bukan kepasrahan tapi satu kekeliruan... bukan aku mahu lari dari kenyataan cuma aku mahu belajar dari hakikat... tapi usikan hari itu benar buat aku keliru apakah masih aku dihargai atau aku diperlukan sebagai pemuas? pemuas hati yang "kurang kasih sayang" itulah persoalan yang tragis jika jawapan positif yang aku berikan padanya...aku mampu tersenyum... kerana masih mahukan perhubungan itu seindah dan sekadar teman biasa yang aku sanjungi... jerih bila sekali lagi aku diperlakukan seolah dia tidak menjulang aku ditempat sepatutnya... dan berlainan pula dihari kejadian itu, dengan merapati aku dikhalayak teman yang aku rasa perbuatanya yang aku sendiri boleh istilahkan RAKUS... rakus tanpa berfikir panjang... namun aku bukan jadikan kejadian itu sebagai sandaran malah aku menganggap ia sebagai gurauan sinis bagi mereka yang RAKUS!!! sebagai penghargaan ciuman terakhir itu aku berikan sebagai tanda rangkuman kisah lalu yang mungkin tidak pernah akan terjadi lagi dalan jilid hidup aku... terima kasih...pergi tak disuruh datang tak dipinta...andai sudah jodoh insyaallah...

Monday, May 4, 2009

Seakan Sama... Tapi Serupa...

123
Go...
Kan ku berikan semua,
Agar kau gembira sentiasa,
Engkau tetap pergi,
Pergi meninggalkan ku sendiri.

Jangan disimpan tiada rahsia,
Katakan saja ku terima,
Engkau tetap pergi,
Pergi meninggalkan ku sendiri.

Waktu duka dulu kita lalui bersama,
Bahgia bagaikan malam ditemani bintang terang,
Hancur hati bila kau undurkan diri,
Meninggalkan daku, meninggalkan daku sendiri.

Senyuman manis dibawa angin,
Ku tunggu dikau terasa dingin,
Engkau tetap pergi,
Pergi meninggalkan ku sendiri.

Jangan disimpan tiada rahsia,
Katakan saja ku terima,
Engkau tetap pergi,
Pergi meninggalkan ku sendiri.

Waktu duka dulu kita lalui bersama,
Bahgia bagaikan malam ditemani bintang terang,
Hancur hati bila kau undurkan diri,
Meninggalkan daku, meninggalkan daku sendiri.

Let's go
Hu!
Lalalalalala...
Huhuhu...
Hahaha

Waktu duka dulu kita lalui bersama,
Bahgia bagaikan malam ditemani bintang terang,
Hancur hati bila kau undurkan diri,
Meninggalkan daku, meninggalkan ku sendiri.

Waktu duka dulu kita lalui bersama,
Bahgia bagaikan malam ditemani bintang terang,
Hancur hati bila kau undurkan diri,
Meninggalkan daku, meninggalkan ku sendiri...

Monday, April 27, 2009

Lumut!!!

heheheh....tak seindah seperti yang digambarkan...perjalanan yang sepi kiri dan kanan ditemani pokok kelapa sawit...jalan toksah cakap azab!!!hahahha apapun melangkah kaki keluar dari bas aku rasa puas sangat sebab dapat keluar hindar dari segala masalah yang ada... mungkin ini terapi yang agak baik.. biar kerja bertimbun asal dihargai itu yang pentingg...



petang kami bermula berlari di pantai...



melompat!!!



Jangan biar hari ini berhenti...



namun ini baru permulaan...



Malam kami bermula...



kejayaan kami...



Raikan malam kami...

Thursday, April 9, 2009

kenapa perlu ada dendam?

pekara minggu ini betul-betul mengajar aku untuk lebih pentingkan diri sendiri bukan dalam kerja tapi dalam semua pekara... jangan sekali biar ditindas lagi!!! kata maaf sudah diberi tapi ego masih lagi sebatu! hasil siasat memang dia gemar bermuka! aku masih punya kesabaran...jangan biar aku bertukar seperti aku yang dulu... aku seorang yang berdendam... jika aku dikenakan pasti berganda akan aku berikan.... itu prinsip dan janji aku!!! jangan biar aku hilang rasa hormat!!! jangan bercakap jika menyerlahkan kebodohan sendiri...aku juga punya strategi... jangan ingat dengan ugutan itu buat aku menangis? hahahha tolong jadi matang aku tak perlu itu semua...sebab tiada selesainya... jangan ambil kesempatan atas kelembutan kebaikan orang lain...ingat lambat laut kau sendiri yang akan berpaling pandang aku kembali...

Tuesday, April 7, 2009